Demi Sempurnakan Siri, Apple Akuisisi Lattice Data

Apple harus merogoh kocek sebesar $200 juta untuk mendapatkan Lattice Data

0

Ketika Siri pertama kali diperkenalkan, Apple mempertaruhkan banyak hal akan keberhasilan dan juga kemampuannya. Tetapi sayangnya Siri dianggap tak benar-benar berhasil membuat gebrakan. Sejak saat itu Apple telah melakukan banyak sekali perubahan dan peningkatan, tapi seiring berkembangnya teknologi, para pesaing pun bergerak maju, melahirkan asisten virtual yang jauh lebih pintar dan inovatif, dua di antaranya adalah Google Assistant dan Alexa buatan Amazon.

Pun demikian, Apple tampaknya masih berupaya menemukan cara untuk mendongkrak kemampuan Siri. Berdasarkan laporan TechCrunch, Apple telah mengonfirmasi pembelian sebuah perusahaan bernama Lattice Data. Ini adalah perusahaan analisis data yang mengandalkan teknologi kecerdasan buatan dalam memahami data “gelap”, berupa gambar dan teks.

Untuk mencaplok tim di balik Lattice Data, Apple harus merogoh kocek sebesar $200 juta. Bagi kita angka ini sudah barang tentu nominal yang fantastis, tetapi jika dibandingkan dengan akuisisi sebelumnya, jumlah ini tidak tergolong mahal.

Belum jelas ke mana Apple akan menggiring Lattice Data ke depannya. Namun sejumlah spekulasi tertuju pada pemanfaatan teknologi di balik Lattice Data untuk membantu Apple mematangkan Siri.

Obsesi Apple untuk mematangkan Siri didorong oleh hadirnya sejumlah asisten virtual pintar buatan para rival, Google Assistant dari Google, Cortana dari Microsoft, Facebook M, Amazon Alexa, Bixby kepunyaan Samsung dan Baidu pun dikabarkan sudah mulai mengembangkan teknologi serupa.

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published.