Dengan jumlah pengguna aktif mencapai 2 miliar, Facebook adalah pabrik uang berjalan yang setiap saat siap untuk dicairkan ke dalam bentuk Dollar. Tinggal seberapa pintar dan kreatif orang-orang di balik Facebook untuk memanfaatkannya.

Sebagai upaya menciptakan peluang profit selain produk iklan, pada hari Jumat lalu Facebook mengumumkan fitur baru untuk memudahkan pengguna memesan makanan dari restoran dan penyedia layanan terdekat tanpa harus meninggalkan jejaring sosial atau tempat duduknya.

Fitur “pesanan makanan” baru diluncurkan untuk pengguna AS, memungkinkan pengguna Facebook memesan dari rantai restoran seperti Papa John’s dan Panera, dan layanan pengiriman sesuai permintaan termasuk Delivery.com dan DoorDash.

“Orang-orang sekarang pergi ke Facebook untuk mencari tahu apa yang enak untuk dimakan dengan membaca ulasan restoran terdekat, dan melihat apa teman mereka katan. Jadi, kami membuatnya menjadi lebih mudah,” tulis sebuah postingan resmi oleh wakil presiden Facebook, Alex Himel.

Facebook sendiri telah menguji fitur ini sejak tahun lalu dan meluncurkan layanan ini untuk sejumlah kecil pengguna di Amerika Serikat yang mencakup platform desktop, iOS dan Android. Butuh waktu yang lama bagi Facebook untuk yakin fitur ini dapat bekerja dengan sempurna tanpa kesalahan. Mereka juga tampaknya menunggu respon pengguna sebelum digulirkan secara massal.

Langkah ini memperkuat kemampuan Facebook untuk menjaga pengguna tetap berada di platformnya, melengkapi layanan seperti transfer uang, layanan bisnis dan penyewaan yang tersedia di aplikasi utama atau aplikasi pesan singkatnya, Messenger. Tetapi masih belum jelas dari mana Facebook akan memperoleh pemasukan dengan layanan ini.