Upaya Microsoft untuk memasuki kancah persaingan industri mobile belum terlalu berhasil. Salah satu bisnis di sektor mobile yang masih terselamatkan adalah tablet Surface, meskipun tak juga bisa disebut sebagai bisnis yang ideal.

Upaya Microsoft di sektor mobile sebagian besar telah beralih fokus dari perangkat keras ke perangkat lunak. Menariknya, Microsoft berharap bisa ikut nebeng popularitas ke perangkat yang sedang hot, Samsung Galaxy S9 dan S9+ yang baru saja diluncurkan.

Raksasa software tersebut sekarang malah menerima pre-order untuk Galaxy S9 dan S9 + yang bercorak khas Microsoft. Perangkat sebagian besar masih merupakan ponsel yang sama seperti yang diumumkan, masih berjalan dengan OS Android, namun ada beberapa perbedaan kecil untuk menyesuaikan dengan mayoritas pengguna Microsoft, seperti dukungan ekstra dari Microsoft Launcher.

Gagal dengan Windows Phone, Microsoft Malah Jualan Smartphone Samsung

Kustomisasi ini akan diterapkan saat perangkat terhubung ke jaringan WiFi, di mana ia juga akan mengaktifkan aplikasi seperti OneDrive, Excel, Skype, Word, OneNote, Cortana, dan Outlook. Ini semua adalah aplikasi yang sudah tersedia di Google Play Store sehingga pengguna yang tidak membeli versi ini dapat mengunduhnya secara terpisah.

Berdasarkan paket yang ditawarkan di atas, jelas bahwa perangkat ini ditujukan lebih untuk pengguna Microsoft yang menginginkan semuanya siap dari awal saat perangkat pertama kali dihidupkan. Perlu dicatat juga bahwa ponsel yang dijual melalui Microsoft Store adalah versi unlocked dengan harga jual masing-masing $720 dan $840.