Gandeng Magna, Lyft Siap Rakit Mobil Otonom

Perusahaan mengumumkan kemitraan tersebut pada hari Rabu dan juga mengatakan bahwa Magna akan menginvestasikan $200 juta di Lyft.

0

Perusahaan ride-sharing Lyft bergabung dengan pemasok suku cadang mobil besar asal Kanada, Magna untuk mengembangkan kendaraan self-driving. Kolaborasi yang juga mewajibkan mereka untuk berbagi memberikan keuntungan dalam rangka ikut bermain di teknologi otonom.

Perusahaan mengumumkan kemitraan tersebut pada hari Rabu dan juga mengatakan bahwa Magna akan menginvestasikan $200 juta di Lyft.

Raj Kapoor, kepala strategi utama Lyft, mengatakan Lyft membutuhkan keahlian industri otomotif untuk memproduksi komponen kendaraan otonom dan merakit kendaraan. Pabrikan mobil tahu bagaimana merancang kendaraan sehingga memenuhi peraturan keselamatan dan dapat diproduksi dengan mudah, kata Kapoor.

“Industri otomotif telah menyempurnakan semua alat dan proses tersebut,” katanya.

Begitu teknologi dikembangkan, Magna akan bebas menjualnya ke perusahaan lain, yang akan didorong untuk menempatkan kendaraan mereka ke jaringan berbagi tumpangan Lyft.

Meski begitu, analis Navigant Research Sam Abuelsamid skeptis terhadap usaha Lyft untuk terjun ke bisnis otomotif, karena tidak memiliki kemampuan manufaktur dan data jaringan keamanan yang sangat terbatas.

Sedangkan Magna, katanya, tahu bagaimana membangun sensor dan merakit mesin komputer kontrol. “Mereka tahu bagaimana cara memperlakukan barang elektronik. Mereka memiliki kemampuan untuk merancang dan mengembangkan kendaraan dan memproduksinya.”

Magna International merupakan perusahaan yang berbasis di dekat Toronto, dan memiliki sekitar 168.000 karyawan di seluruh dunia. Mereka juga membangun mobil di bawah kontrak Mercedes-Benz, BMW dan Jaguar. Tahun depan, Magna mengharapkan pabriknya di Graz dapat membangun lebih dari 200.000 kendaraan per tahun.