Google Dituding Melacak Posisi Perangkat Meskipun GPS Dalam Kondisi Mati

Kebanyakan motherboard ponsel mempunyai baterai IRC mini yang ternyata tidak pernah dimatikan

0

Belum lagi reda skandal pencurian data pengguna yang melibatkan Facebook, kali ini muncul laporan baru yang mengatakan bahwa Google bisa melacak keberadaan perangkat bahkan jika perangkat dalam kondisi mati. Dalam artian bahwa fitur GPS sebagai satu-satunya alat penunjuk lokasi juga dalam kondisi non-aktif.

Sebuah laporan mengungkapkan kesimpulan di atas, bahwa kebanyakan motherboard ponsel mempunyai baterai IRC mini yang ternyata tidak pernah dimatikan. Baterai ini dilaporkan bertanggung jawab menyalakan pelacakan lokasi Anda.

Related Posts
1 of 85

Tetapi potongan misteri lainnya, bagaimana data bisa ditransfer ke Google jika ponsel dalam kondisi mati, mengingat tidak adanya konektivitas? Jawabannya begini, jadi ketika ponsel mati, informasi Anda terus dikumpulkan menjadi satu. Dan pada saat Anda kembali terhubung ke internet, seluruh data yang terkumpul akan dikirim ke Google.

Laporan serupa juga dibagikan oleh Quartz beberapa bulan lalu, di mana mereka juga mengklaim bahwa Google mengumpulkan informasi lokasi dari ponsel pintar Android meskipun layanan GPS sedang dimatikan secara sengaja. “Informasi ini dikumpulkan bahkan jika pengguna mematikan fitur penunjuk lokasi, belum menggunakan aplikasi apa pun, dan bahkan belum memasukkan kartu SIM operator”, laporan itu berbunyi.

Kabarnya, Google telah mengumpulkan data lokasi sejak awal tahun 2017. Dengan data tersebut, Alphabet selaku induk perusahaan Google mempunyai catatan lengkap akan lokasi perangkat dan mungkin juga termasuk informasi-informasi lain yang bersifat pribadi. Hingga kini belum ada tanggapan dari pihak Google atas isu ini.