Beberapa perusahaan besar yang bergerak dalam bidang teknologi dan informasi di Indonesia sedang gencar-gencarnya membeli saham PT. Link Net. Dilansir dari Reuters, dikabarkan bahwa Indosat dan MNC saat ini sedang berebut saham Link Net. Tidak hanya itu, selain kedua perusahaan tersebut, XL Axiata juga dikabarkan tertarik untuk membeli saham Link Net.

Link Net merupakan salah satu perusahaan Indonesia yang bergerak dalam layanan internet broadband. Selain internet broadband service, Link Net juga menyediakan layanan TV kabel berbayar dan komunikasi data. Hingga saat ini Link Net masih menjadi anak perusahaan dari PT. First Media. Disebutkan bahwa First Media yang tergabung dalam Lippo Group, serta CVC Capital Partners memiliki 67,3 persen saham gabungan di Link Net.

Rencana penjualan sebagian besar saham Link Net mulai muncul saat Direktur Link Net, Richard Kartawijaya mengumumkannya kepada media pada bulan Mei kemarin. Bak gayung bersambut, rencana penjualan sebagian besar saham Link Net ditanggapi positif oleh beberapa perusahaan besar di Indonesia. Mereka adalah PT. Indosat Tbk, PT. Media Nusantara Citra Tbk (MNC), dan PT. XL Axiata Tbk.

CEO Indosat Alexander Rusli membenarkan bahwa saham Link Net masuk daftar jual. Namun dia sendiri masih belum yakin jika pembelian saham Link Net adalah keputusan investasi yang tepat. Sementara itu MNC yang diwakili oleh Christy Kusuma Atmaja mengatakan bahwa Link Net adalah salah satu broadband internet yang dijual. Berbeda dengan Indosat dan MNC, XL Axiata menolak untuk berkomentar tentang ketertarikan XL terhadap saham Link Net.