Ini Dia, Lebah yang Dapat Hasilkan Nutrisi dari Beragam Jenis Bunga

0

JATIMECH.com – Kabarnya rasa manis yang dihasilkan oleh lebah madu adalah hasil dari bunga yang bervariasi. Para lebah mencari nutrisi untuk menghasilkan madu mereka ketika musim bunga telah tiba.Temuan baru ini datang dari sebuah studi yang dipimpin oleh ilmuwan dari Universitas Tufts yang menyoroti penelitian mengenai mikronutrien lebah madu dan memberikan wawasan berpotensi dalam mendukung peningkatan kualitas madu.

Penelitian yang diterbitkan dalam Ekologi Entomologi menunjukkan bahwa peternak lebah harus memberikan kesempatan bagi lebah untuk mengakses nutrisi tertentu yang mana memungkinkan mereka menggunakan mineral alami yang dihasilkan dari jenis bunga. Hal ini juga merupakan kesempatan bagi masyarakat umum untuk mendukung populasi lebah dengan menanam beragam bunga yang mampu berbunga sepanjang tahun.

Saat ini, ada suplemen mikronutrien untuk sarang lebah yang berhasil di pasarkan , kata Rachael Bonoan, penulis utama studi dan Ph.D. kandidat dalam biologi di Sekolah Seni dan Ilmu Pengetahuan di Tufts. Fakta menarik yang mereka temukan bahwa lebah madu memilih preferensi mineral mereka berdasarkan apa yang tersedia dalam varietas bunga yang benar-benar menarik mereka untuk mendatangi bunga. Hal ini berarti bahwa entah bagaimana, lebah madu tahu mana nutrisi yang dibutuhkan dalam koloni mereka.

Temuan selanjutnya menunjukkan bahwa anggota lebah madu sendiri penting untuk membantu kesehatan fisiologis koloni mereka. Pada musim gugur, ketika sumber daya bunga berkurang, penelitian menunjukkan bahwa lebah mencari nutrisi tertentu seperti kalsium, magnesium, dan kalium yang mana semua umumnya ditemukan dalam serbuk sari dengan mencari bunga didaerah yang kaya serbuk sari. Ketika bunga dan serbuk sari yang melimpah di musim panas, lebah lebih suka mencari deionisasi dan natrium berdasarkan kadar air dalam bunga.

Bonoan dan tim risetnya mempelajari delapan sarang lebah madu yang terletak sekitar 100 kilometer dari daerah penelitian. Lebah dilatih untuk datang ke lokasi penelitian karena peneliti menempatkan botol air gula sampai lebah pekerja menjadi terbiasa dengan pasokan makanan siap saji. Para peneliti menyiapkan botol air mineral yang berbeda seperti natrium, magnesium, atau fosfor yang disesuaikan dengan jumlah lebah yang mengunjungi masing-masing botol. Pada hari terakhir, mereka mengukur berapa banyak lebah minum dari masing-masing lokasi untuk menentukan mineral yang paling laris. Para peneliti juga melacak sarang setiap lebah yang memiliki debu lebah pekerja dengan bubuk berwarna berbeda ketika mereka meninggalkan sarang. Tim mencatat lebah yang berwarna berbeda minum dari sumber mana air mineral yang kaya akan serat dan memilih berdasarkan jenis kandungan yang dilansir dari Sciencedaily, Kamis (09/02/2017).