Ini Dia Persahabatan Unik Antara Anjing dan Kucing

0

JATIMTECH.com – Kucing dan anjing mungkin sudah tidak asing bagi kita bahwa mereka sejak lama telah bermusuhan. Tetapi kabarnya mereka telah bekerja sama untukmenangkap dan mengusir tikus pergi menurut penelitian yang dilankukan oleh University of Florida Institute of Food and Agricultural Sciences. Dampak positif dari kerjasama antara dua hewan itu menurut para petani adalah suatu kabar baik karena berusaha untuk menjaga tikus dari hasil pertanian mereka. Begitu juga bagi pemilik rumah agar mereka dapat menjaga makanan mereka dari hewan pengerat yang berpotensi menyebarkan penyakit, kata Robert McCleery, seorang profesor UF / IFAS ekologi satwa liar dan konservasi.

McCleery sendiri bekerja sebagai bagian dari tim peneliti Internasional yang menemukan bahwa kombinasi dari anjing dan kucing dapat mengurangi tikus di sekitar rumah dan bangunan penyimpanan makanan. Namun, anjing atau kucing sendiri biasanya tidak dapat membantu menyingkirkan hama tikus secara penuh. Karena tidak semua tikus merupakan hama, kata McCleery. Misalnya, para ilmuwan menganggap tupai, berang-berang, dan tikus dapat menjaga keseimbangan lingkungan. Tetapi dalam penelitian ini, para ilmuwan khusus mempelajari tikus hama, yang tinggal di rumah para petani.

Petani mungkin ingin mempertimbangkan kucing dan anjing sebagai cara ampuh untuk mencegah hama tikus di daerah di mana mereka menyimpan hasil panen mereka. Tim peneliti, yang dipimpin oleh Themb’alilahlwa Mahlaba, seorang ilmuwan di University of Swaziland, melakukan percobaan mereka di empat desa pertanian di Swaziland, tapi McCleery mengatakan temuan mereka dapat berlaku secara global. Untuk menguji apakah kucing dan anjing mampu mengatasi hama tukus untuk pergi, peneliti telah memilih 40 rumah sebagai sampel penelitian. Para peneliti membagi rumah dengan cara meletakkkan anjing di salah satu kelompok dari 10 rumah, kucing di kelompok rumah lain dengan jumlah yang sama yaitu 10, dan sampai dari 10 dengan kelipatan empat memenuhi rumah penduduk.

Mereka juga mempelajari faktor ketakutan tikus. Peneliti ingin mengetahui apakah tikus takut untuk mencari makanan dengan adanya kucing dan anjing di rumah tersebut. Para peneliti menemukan bahwa kehadiran kucing dan anjing di rumah mereka secara signifikan mengurangi keberadaan para tikus mencari makan dan meningkatkan jumlah ketakutan yang ditampilkan oleh hewan pengerat. Menunjukkan bahwa anjing dan kucing memiliki peran dalam manajemen tikus yang baik, terbalik dengan pengetahuan sebelumnya yang memaknai anjing dan kucing sebagai hewan pelihaaan saja. Sekarang para ilmuwan sedang mengembangkan penelitian lebih lanjut untuk mencari tahu mengapa dan bagaimana kombinasi kucing dan anjing secara drastis mengurangi aktivitas tikus di dalam dan sekitar rumah-rumah. Temuan ini juga diterbitkan dalam jurnal online PLoS ONE yang dilansir dari Sciencedaily, Senin (06/02/2017).