Ini Dia Pertentangan Mengenai Teori Sejarah Jagung

0

JATIMTECH.com – Sebuah studi baru kabarnya bertentangan dengan pemikiran para aliran klasik. Penelitian dan pengajaran tentang sejarah budidaya jagung di Bawah Amerika dulunya adalah sebuah dataran banjir dari Sungai Mississippi di Illinois. Penelitian ini membantah gagasan tersebut bahwa jagung berasal dari India dan jagung dibudidayakan di wilayah India ratusan tahun sebelum diadopsi secara luas pada sekitar 1000 Masehi.

Temuan ini dilaporkan dalam jurnal American Antiquity, yang mana penting dalam memahami bagaimana dan mengapa Cahokia digunakan sebagai tempat awal dari jagung berasal, kata Thomas Emerson, direktur Survei Arkeologi Illinois State University of Illinois, di mana studi baru ini dilakukan. Cahokia adalah wilayah yang luas, sangat terorganisir dengan puluhan ribu penduduk di masa jayanya, kata Emerson. Tempat itu kini dekat dengan St. Louis, Illinois.

Ada kesepakatan luas bahwa jagung dibudidayakan di daerah ini pada 1000 Masehi dan banyak dikonsumsi oleh masyarakat di periode ini, kata Emerson. Fragmen jagung, termasuk tongkol, dan kernel muncul di situs dan mengungkapkan bahwa Cahokia temapt berasalnya jagung pertama. Namun sampai saat ini jagung masih diklaim dan dibudidayakan di Amerika pada Tahun 60 SM

Kesimpulan awal dalam penelitian yang dilakukan sebelum tahun 2000 telah didasarkan pada pendekatan yang cacat untuk bahan analisis, kata Mary Simon, seorang archaeobotanist dengan ISAS yang melakukan penelitian baru. Para peneliti telah menganalisis arang atau bahan yang terkait lainnya untuk menentukan umur tanaman, katanya.Mereka telah sejak lama belajar bahwa sepotong arang atau bahan lain yang ditemukan berdekatan dengan kernel jagung di sebuah situs arkeologi yang dapat memprediksi awal muasal jagung, kata Simon.

Para ilmuwan sekarang menggunakan spektrometri massa, teknologi ini adalah mode di tahun 1990-an dan digunakan pada waktu itu untuk menentukan umur bahan, kata Simon. Hari ini, isotop stabil spektrometri massa dapat digunakan bersama dengan AMS untuk mendeteksi perbedaan antara jenis tanaman dan informasi yang membantu dalam identifikasi tanaman. Dengan model ini mereka menemukan bahwa jika jagung tidak benar-benar berawal dari Lembah Sungai Mississippi yang dilansir dari Sciencedaily, Selasa (14/02/2017).

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published.