Jatimtech.com – Sebuah fakta menunjukkan bahwa kita sekarang tengah berhadapan dengan satu lagi lubang sistem keamanan yang rapuh. Hal ini diketahui lewat pencurian dokumen oleh Hacking Team.

Seperti yang dilansir Mashable (14/07/2015) Adobe Flash tidak hanya perlu dengan sistem streaming saat ini, namun lebih jauh dapat membuka akses penggunanya kepada rentannya sistem keamanan. Untungnya Adobe Flash mudah untuk dinonaktifkan di hampir semua browser. Berikut adalah panduannya.

Untuk anda pengguna Google Chrome bisa mengunjungi chrome://plugins/ untuk melihat daftar plugin yang anda aktifkan. Pilih atau cari Adobe Flash dan pilih “disable”.

Untuk Firefox bisa langsung memilih Add-ons dari menu Tool. Dari sana anda bisa menemukan Shockwave Flash dan pilih “never active”.

Internet Explorer bisa dengan memilih manage add-ons dari menu pengaturan utama browser. Kemudian pilih Shockwave Flash Object dan pilih disable.

Browser Safari dilakukan dengan membuka Preference tab yang berada di bawah Safari menu. Pilih security dan pilih website setting option yang berada di sebelah “Intenet plug-in”. Pilih Adobe Flash Player dan klik block.