Layanan streaming music terbaru untuk iOS dan Android, Joox mulai masuk Asia Tenggara. Dilansir dari PCMag, Joox adalah streaming music service buatan Tencent, yang tak lain adalah startup pencipta WeChat. Ya, startup yang telah mempopulerkan aplikasi chat beberapa tahun yang lalu ini kini kembali dengan karya terbarunya. Dikabarkan bahwa layanan streaming music untuk iOS dan Android ini telah memasuki pasar Malaysia.

Joox yang berasal dari kata Jukebox menawarkan beberapa pilihan lagu internasional dan lagu lokal. Jadi memungkinkan lagu-lagu lokal juga dapat didengarkan melalui layanan streaming music Joox. Ini adalah kelebihan Joox dari layanan streaming music yang lain. Jika streaming music yang telah ada menawarkan lagu-lagu hits internasional. Namun berbeda dengan Joox, mereka lebih memprioritaskan lagu-lagu lokal untuk tetap mengudara di tengah persaingan lagu-lagu internasional.

Untuk saat ini Joox baru tersedia untuk bahasa Cina dan Melayu, selain bahasa Inggris. Hal ini wajar, karena Joox pertama kali diperkenalkan di Hongkong, dimana mayoritas penduduknya menggunakan bahasa Cina. Sedangkan untuk bahasa Melayu digunakan untuk Malaysia dan Singapura, mungkin juga Indonesia.

Angie Tan selaku direktur pengembangan bisnis dari Joox menyebutkan bahwa mereka akan mengutamakan pasar Asia Tenggara. Besar kemungkinan untuk negara tujuan selanjutnya adalah Indonesia. Mengingat pekerja dan pendengar musik di Indonesia jauh lebih banyak dari negara ASEAN yang lain.