Mobile Friendly pada Blog itu Penting

0

Blog Anda tidak mobile friendly? Berhati-hatilah, karena Google sedang memperbarui alogaritmanya. Hari ini, Selasa, 21 April 2015, Google mengumumkan alogaritma terbarunya. Ini terkait dengan bagaimana Google merangking sebuah blog atau website sebagai yang pertama muncul di hasil pencarian Google, atau yang sering kita kenal dengan SERP (search engine result page). Bagi Anda yang berprofesi sebagai blogger, pasti tidak asing dengan istilah tersebut.

Sebenarnya perubahan alogaritma ini sudah diumumkan oleh Google, jauh-jauh hari sebelum hari ini. Tepatnya pada bulan Februari lalu. Namun, pada saat itu Google masih memberikan waktu bagi blog/website untuk berbenah diri. Ini terkait dengan tampilan blog, atau yang kita kenal dengan theme atau templates. Google pada saat itu masih memberikan toleransi untuk blog/website yang tidak mobile friendly, atau istilah gamblangnya “responsive”.

Google mengancam beberapa situs besar yang dimiliki oleh beberapa negara di Uni Eropa, BBC dan Wikipedia. Mereka dinilai telah gagal untuk menerapkan Google mobile friendly test developer tool. Begitu juga dengan beberapa nama yang disebutkan oleh perusahaan Somo. Mereka adalah Versace, American Apparel, Dyson, David Beckham, Windows Phone, dan beberapa situs lain yang hingga saat ini masih belum siap menerapkan mobile friendly pada blog.

Menurut Google, blog/website yang diakses melalui perangkat mobile mempunyai kriteria tersendiri dalam menampilkan konten. Seperti ukuran teks, jumlah ruang antar link, dan kesesuaian blog terhadap layar kecil. Semua itu dapat mempengaruhi blog Anda tampil dalam SERP saat diakses melalui smartphone. Sebagaimana kita ketahui, bahwa pengguna layanan internet saat ini banyak didominasi oleh para pengguna ponsel ataupun tablet.

Sepertinya Google sedang fokus terhadap para pengguna ponsel. Google ingin memberikan sebuah hasil yang nyaman (mobile friendly) bagi mereka. Seperti yang telah diberitakan kemarin, bahwa Google telah mereplace URL dengan breadrcumbs. Tujuannya, agar pengguna lebih mudah dalam mendapatkan hasil yang mereka inginkan saat mereka memasukkan kata kunci pada ponselnya.

Sumber : PCMag Asia

 

 

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published.