Nissan Akan Pamerkan Teknologi Kemudi Otak Brain-to-Vehicle di Ajang CES 2018

0

Pabrikan otomotif dan perusahaan teknologi di dunia menghabiskan miliaran dolar untuk menyempurnakan kemampuan mengemudi tanpa berpikir, tanpa keterlibatan fisik dan resiko yang minim. Nissan mengambil arah yang berbeda dengan mencoba “memecahkan kode” pemikiran Anda sehingga mengemudi jadi lebih menyenangkan.

Perusahaan asal Jepang itu dilaporkan bakal mengungkap dan menguji teknologi “brain-to-vehicle” di ajang Consumer Electronics Show minggu depan di Las Vegas. Sistem “B2V” mengharuskan pengemudi untuk memakai semacam sensor yang mengukur aktivitas gelombang otak dan mentransmisikan pembacaannya ke sistem kemudi, akselerasi dan pengereman yang dapat merespons sebelum pengemudi melakukannya.

Nissan Akan Pamerkan Teknologi Kemudi Otak Brain-to-Vehicle di Ajang CES 2018

Dengan teknologi ini, mobil mampu mengantisipasi pergerakan tersebut dan mengambil langkah antisipasi dari 0,2 detik menjadi 0,5 detik lebih cepat dari reflek pengemudi, kata Lucian Gheorghe, seorang peneliti senior di Nissan yang mengawasi proyek tersebut.

“Kita membayangkan masa depan di mana mengemudi manual masih menjadi kebiasaan di masyarakat,” kata Gheorghe, “Mengemudi adalah kesenangan sebagai manusia yang seharusnya tidak kita hilangkan.”

Nissan sedang mencoba meningkatkan cara mengemudi yang relevan dan lebih menyenangkan, sementara di tempat berbeda pendatang baru seperti Alphabet Waymo dan Apple mencoba untuk meningkatkan industri dengan teknologi otonom sepenuhnya. IHS Markit memperkirakan 21 juta kendaraan otonom akan dijual setiap tahun pada 2035 – setara dengan seperempat dari semua penjualan kendaraan saat ini.

Banyak produsen, termasuk Toyota dan BMW, mengatakan bahwa mereka tidak akan memberikan kontrol penuh terhadap komputer dan berencana untuk terus membangun mobil dengan karakteristik kemudi konvensional tapi dengan cara yang berbeda. Tetapi proyek ini dipastikan tidak akan mencegah Nissan dari melebur ke industri mobil otonom dan mereka sedang mempersiapkan segala sesuatu untuk menuju ke arah sana.

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published.