Opera Boyong Fitur Anti Penambang Cryptocurrency ke Smartphone Android

Fitur ini secara otomatis aktif ketika fitur pemblokir iklan juga dalam kondisi aktif

0

Browser Opera memiliki fitur baru yang berfungsi mencegah smartphone digunakan untuk secara diam-diam oleh penambang cryptocurrencies seperti Bitcoin. Belum lama ini, Opera juga sudah merilis browser desktop versi 50 Opera untuk Windows, MacOS, dan Linux yang membawa perlindungan serupa.

Popularitas Bitcoin dan kripto lainnya telah menyebabkan praktik tidak etis yang disebut dengan cryptojacking. Tambang uang digital tersebut membutuhkan sumber daya yang cukup besar dan berpotensi memperlambat smartphone yang dibajak. Opera mengatakan bahwa script mining untuk cryptocurrencies dapat meningkatkan penggunaan CPU smartphone hingga 100 persen, sehingga menyebabkan overheating dan konsumsi baterai secara berlebihan.

Opera Boyong Fitur Anti Penambang Cryptocurrency ke Smartphone Android

Opera mengatakan saat ini ada lebih dari 3 juta situs yang terjangkit script kripto. Fitur baru di aplikasinya bekerja dengan cara memblokir skrip pertambangan sehingga smartphone beserta baterai pengguna dapat berfungsi dengan normal.

Jan Standal, VP Product Marketing di Opera, mengatakan, “Saat Anda menjelajah Web, tidak ada petunjuk visual bahwa perangkat Anda terkena korban pembajakan oleh para penambang uang digital.” Dia menambahkan, “Satu halaman web yang Anda kunjungi bisa memakan waktu hingga 4,5 jam dari masa pakai baterai Anda jika membiarkan tab tetap terbuka.”

Fitur anti-kriptocurrency baru secara default dalam posisi otomatis aktif ketika pengguna mengaktifkan pemblokir iklan di Opera Mini dan Opera untuk Android. Opera mengatakan bahwa pemblokir iklan dapat diaktifkan di tab Settings. Fitur ini secara otomatis mendeteksi dan menghentikan skrip penambangan yang ditulis ke dalam baris kode halaman web.

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published.