Para Astronom Rekrut Anggota Baru untuk Berburu Planet Baru

0

JATIMTECH.com – Sebuah tim astronom internasional kabarnya telah merilis kompilasi terbesar yang pernah ada untuk berburu planet-planet terbaru. Mereka mendeteksi pengamatan yang dilakukan dengan menggunakan teknik yang disebut metode kecepatan radial. Mereka menunjukkan bagaimana pengamatan ini dapat digunakan untuk berburu planet dengan mendeteksi lebih dari 100 calon exoplanet, termasuk salah satu yang mengorbit pada bintang keempat yang paling dekat dengan tata surya kita sendiri, yaitu sekitar 8,1 tahun cahaya dari Bumi. Makalah ini juga telah dipublikasikan dalam The Astronomical Journal.

Metode kecepatan radial adalah salah satu teknik yang paling sukses untuk menemukan dan mengkonfirmasikan planet baru. Para astronom telah mengambil keuntungan dari penelitian ini bahwa di samping sebuah planet yang dipengaruhi oleh gravitasi dari bintang yang mengorbit, gravitasi planet juga mempengaruhi keberadaan bintang-bintang. Astronom juga menggunakan alat-alat canggih untuk mendeteksi goyangan kecil dari exoplanet yang menginduksi sebagai gravitasi pada bintang.

Data virtual yang dirilis ke publik dalam makalah ini dikumpulkan sebagai bagian dari kecepatan radial program pemburu planet dalam dua dekade yang menggunakan spektrometer yang disebut HIRES. HIRES telah dipasang pada ketinggian 10 meter Keck-I teleskop dari W.M. Keck Observatory di puncak Mauna Kea di Hawaii. Kompilasi ini mencakup hampir 61.000 pengukuran yang dibuat dari lebih dari 1.600 bintang. Dengan membuat data publik, tim dapat menawarkan akses yang mana belum pernah terjadi sebelumnya untuk salah satu pencarian planet ekstrasurya yang terbaik di dunia.

Sekarang sebagai survei dalam dekade ketiga, anggota tim telah memutuskan saatnya untuk mengakui bahwa lebih dari satu exoplanets akan ditemukan dengan berbagi katalog mereka dengan masyarakat. Namun tim ini tidak hanya memberikan semua informasi mengenai penemuan exoplanet mereka. Mereka juga mengambil itu untuk data sendiri. Mikko Tuomi dari University of Hertfordshire memimpin analisis statistik canggih dari data yang besar untuk mencari sinyal periodik paling mungkin dari exoplanet.

Salah satunya planet yang sudah ditemukan seperti GJ 411, juga dikenal sebagai Lalande 21185. Planet ini adalah bintang keempat yang paling dekat dengan matahari kita sendiri dan hanya memiliki sekitar 40 persen massa matahari. Planet ini juga memiliki periode orbit yang sangat singkat hanya di bawah 10 hari. Planet terkecil juga ditemukan di sekitar bintang-bintang kecil. Salah satu tujuan utama dalam makalah ini adalah untuk mendemokratisasikan pencarian planet, jelas anggota tim Greg Laughlin dari Yale yang dilansir dari Sciencedaily, Senin (13/02/2018).