Para Peneliti Temukan Hubungan Imigran dan Kejahatan Di Negara AS

0

JATIMTECH.com

– Diskusi politik tentang imigran sering mengkalim bahwa ada hubungan antara pola imigrasi dengan peningkatan kejahatan. Hasil dari University at studi yang dipimpin Buffalo telah menemukan hubungan antara keduanya. Bahkan, imigrasi kabarnya dapat menurunkan beberapa jenis kejahatan, menurut temuannya.

Penelitian mereka menunjukkan bukti yang kuat dan stabil bahwa rata-rata, di Negara AS kejahatan dan imigrasi tidak terkait, kata Robert Adelman, seorang profesor sosiologi di UB dan sebagai penulis utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa imigrasi tidak meningkatkan kejahatan dan pada kenyataannya, perampokan, pencurian, dan pembunuhan justru lebih rendah di tempat-tempat di mana tingkat imigrasi yang tinggi.

Penelitian Adelman dan Lesley Williams Reid, University of Alabama; Gail Markle, Kennesaw State University; Charles Jaret, Georgia State University; dan Saskia Weiss, seorang sarjana yang independen, yang diterbitkan dalam edisi terbaru dalam Journal of Etnis di Peradilan Pidana. Bukti empiris dalam penelitian ini dan penelitian lainnya yang terkait menunjukkan sedikit dukungan untuk gagasan ini bahwa justru imigran yang datang menyebabkan kejahatan yang lebih. Karena penelitian sebelumnya yang berdasarkan penangkapan dan pelanggaran data, telah menunjukkan bahwa secara keseluruhan, individu asing cenderung melakukan kejahatan dari pada warga Amerika asli.

Penulis lainnya meneliti studi imigran dan bukannya meneliti apakah pola imigrasi dalam skala yang lebih besar di masyarakat dapat dikaitkan dengan peningkatan kejahatan karena perubahan di kota-kota. Seperti peluang ekonomi yang lebih sedikit atau klaim bahwa imigran menggantikan pekerja domestik dari pekerjaan mereka. Kemudian untuk menjawab persoalan ini, penulis menarik sampel dari 200 daerah metropolitan seperti yang didefinisikan oleh Biro Sensus AS dan menggunakan data sensus dan data pelaporan kejahatan seragam dari Biro Investigasi Federal untuk jangka waktu 40 tahun terakhir yaitu antara Tahun 1970 sampai Tahun 2010.

Mereka tidak menemukan sepenuhnya bahwa imigran pernah terlibat dalam kejahatan. Apa yang mereka jelaskan menyatakan bahwa masyarakat mengalami perubahan demografis yang mana didorong oleh pola imigrasi namun tidak mengalami peningkatan yang signifikan dalam salah satu jenis kejahatan yang mereka periksa . Dalam banyak kasus, kejahatan justru menurun dalam masyarakat yang tergabung banyak imigran. Adelman mengatakan hubungan antara imigrasi dan kejahatan adalah kompleks dan penelitian lebih lanjut perlu dilakukan. Penelitian ini mendukung kesimpulan ilmiah lainnya bahwa imigran, secara keseluruhan, memiliki efek positif pada kehidupan sosial dan ekonomi Amerika yang dilansir dari Sciencedaily, Jumat (10/02/2017).

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published.