Perselisihan BlackBerry dan Typo Terkait QWERTY Akhirnya Selesai

0

Setelah lebih dari setahun, akhirnya perselisihan BlackBerry dan Typo terkait QWERTY akhirnya selesai juga. Seperti dilansir oleh pcmag, perselisihan BlackBerry dan Typo akhirnya dimenangkan oleh BlcakBerry. Kabar tersebut sekaligus mengakhiri konflik panjang antara kedua perusahaan yang selama ini sering bolak-balik di meja pengadilan.

Keputusan hakim pengadilan mengharuskan Typo tidak boleh lagi menjual keyboard ponsel dengan layar yang lebih kecil dari 7,9 inci. Kesepakatan antara BlackBerry dan Typo secara tidak langsung mengharuskan Typo untuk menghentikan penjualan casing keyboard iPhone. Ketentuan ini juga berlaku bagi phablet dan tablet yang memiliki ukuran layar 7,9 inci.

Perselisihan BlackBerry dan Typo berawal saat produsen keyboard case tersebut memproduksi dan menjual keyboard case 7,9 inci pada tahun 2013. Casing keyboard Typo memiliki bentuk yang sangat mirip dengan keyboard case milik BlackBerry. Dengan layar kurang lebih 7,9 inci, casing keyboard Typo mirip dengan keyboard QWERTY milik BlackBerry. Oleh karena itu, pada Januari 2014 BlackBerry mengajukan tuntutan kepada Typo terkait hak paten perusahaan.

Tentunya kita ingat saat banyaknya ponsel baru bermunculan dengan casing keyboard QWERTY. Pada tahun tersebut, Typo menggunakan keyboard case QWERTY-nya pada iPhone 5 dan iPhone 5s dengan tampilan slide. Tombol QWERTY sejatinya pertama kali diperkenalkan oleh BalckBerry. Seiring berjalannya waktu, banyak produsen ponsel yang menggunakan fitur QWERTY inisebagai fitur terbarunya. Hingga saat ini tombol casing keyboard QWERTY masih menjadi yang terpopuler bagi para pengguna smartphone.

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published.