Konferensi Google I / 0 memang telah berlalu, namun kita bisa merasakan hasil dari pameran Google tersebut. Konferensi Google yang diadakan pada hari Minggu kemarin menghasilkan beberapa project baru. Salah satunya adalah project Jacquard yang mengubah kain Jacquard menjadi perangkat wearable dengan teknologi touch screen. Perangkat wearable tersebut nantinya akan dihubungkan dengan smartphone, sehingga pengguna jacquard dapat mengontrol smartphone melalui pakaian tenun Jacquard.

Diluncurkan bersamaan dengan Google ATAP (advanced technology and projects), dilansir dari pcmag. Tim Jacquard yang berada di dalam tim Google ATAP menggunakan benang konduktif yang mampu menghantarkan listrik pada bahan pakaiannya. Kain Jacquard konduktif tersebut dapat digunakan dengan mesin tenun industri, sehingga memungkinkan untuk diproduksi secara massal.

Kain Jacquard yang sejatinya adalah kain khusus tenun itu dipadukan dengan bahan logam dan bahan sintetis. Tim memasukkan tombol berukuran kecil dan sangat tipis dalam kain tenun. Dengan demikian, tombol tersebut dapat ditekan dengan cara meraba bagian kain. Hampir sama seperti cara kerja perangkat touch screen, saat kita menyentuh salah satu tombol berarti kita telah menavigasikan layar smartphone kita.

Namun, fungsi navigasi tersebut masih terbatas pada panggilan dan membaca pesan teks. Dengan menggunakan sistem alogaritma khusus, yaitu machine learning, memungkinkan perangkat wearable sensitif terhadap gerakan tangan si pengguna. Gerakan tersebut kemudian secara otomatis terhubung secara wireless untuk ditransmisikan pada smartphone.