Jatimtech.com – Para peneliti dari UC Berkeley (Amerika Serikat) dan peneliti dari Universitas Negeri Chio Tung (Taiwan) tengah mengembangkan penutup botol susu. Penutup botol susu yang dinamakan Smart Cap ini dikatakan mampu mendeteksi tingkat kesegaran susu. Di dalam penutup botol tersebut terdapat sebuah komponen elektronik yang memiliki kemampuan sensor terhadap susu, seperti dilansir dari GizMag (24/7/2015).

Komponen elektronik Smart Cap dibuat dengan memanfaatkan teknologi 3D printing. Ini adalah kesekian kalinya teknologi 3D printing menciptakan sesuatu yang sifatnya inovatif. Untuk membuat komponen tersebut, tim pabrik memanfaatkan bahan berstruktur polimer yang mengandung microchannel berongga dan rongga. Pada bahan tersebut dibuat beberapa lubang yang nantinya akan berguna saat peneliti hendak memasukkan pasta logam cair. Nantinya logam cair tersebut akan membeku seiring berjalannya proses 3D printing.

Tim peneliti menggabungkan kapasitor dan induktor untuk membuat sirkuit resonan. Untuk kemudian sirkuit resonan tersebut akan ditempatkan pada penutup botol susu Smart Cap. Sementara itu lubang-lubang yang terdapat pada penutup botol, selain digunakan untuk menyuntikkan pasta logam cair juga digunakan untuk memudahkan tim dalam memantau cairan susu. Karena jika ternyata terjadi perubahan sinyal listrik, maka dapat dipastikan kadar bakteri pada susu juga mengalami peningkatan.

Para peniliti megungkapkan bahwa untuk membuat Smart Cap, mereka tidak membutuhkan biaya yang mahal. Hal ini juga terbantu dengan adanya teknologi 3D printing yang digunakan dalam membuat sirkuit elektronik. Ditambahkan juga bahwa Smart Cap nantinya akan sangat berguna bagi perkembangan industri consumer good.