Tiongkok Bikin Jaringan Anti-Retas

Untuk membuat jaringan anti-retas, Tiongkok akan menggunakan teknologi yang dikenal dengan nama “quantum cryptography”

0

Seiring dengan perkembangan teknologi saat ini, ancaman pada dunia maya pun semakin beragam karena para peretas yang semakin canggih. Menyadari permasalahan ini, Tiongkok pun mengungkapkan bahwa mereka memiliki rencana untuk meluncurkan jaringan komunikasi yang tidak bisa diretas. Jaringan itu juga diklaim dapat mendeteksi indikasi peretasan dengan lebih cepat.

Untuk membuat jaringan anti-retas, Tiongkok akan menggunakan teknologi yang dikenal dengan nama “quantum cryptography”. Teknologi quantum cryptography merupakan pengembangan dari metode enkripsi tradisional yang dinilai sebagai terobosan radikal.

Secara lebih mudah, enkripsi tradisional akan menyembunyikan kunci yang berupa kombinasi numerik rumit yang diperlukan untuk dapat membaca pesan yang anda kirim. Enkripsi tradisional ini memiliki kelemahan, di mana semakin lama akan semakin rentan keamanannya.

Teknologi  quantum cryptography menciptakan kunci yang lebih kompleks. Saat anda mengirim pesan, maka kunci yang tertanam secara terpisah di partikel cahaya akan dikirim lebih dulu sebelum pesan yang telah terenkripsi. Saat ada indikasi peretasan, sistem dapat mengubah atau menghancurkan langkah peretasan.

Pada tahap awal, Tiongkok akan mengimplementasikan teknologi ini pada kota Jinan. Setidaknya akan ada 200 pengguna dari berbagai sektor seperti militer, pemerintah, keuangan, dan listrik yang tidak perlu kuatir pesan yang mereka kirim akan diretas.

Diakui, bahwa teknologi quantum cryptography memerlukan biaya yang besar dari pemerintah karena sulitnya mencari investor. Karena itu, masih belum diketahui kapan jaringan aman ini akan diluncurkan secara resmi.