Valve dikabarkan akan merombak sistem yang mereka terapkan untuk turnamen The International yang merupakan turnamen DOTA kelas dunia dengan total hadiah mencapai puluhan juta dolar AS.

Selama ini, tim yang ingin mendapat tiket untuk mengikuti The International diharuskan mengikuti liga DOTA 2 Major terlebih dahulu. Namun pada tahun 2018 mendatang, Valve akan lebih banyak melibatkan pihak ketiga untuk berperan dalam menyeleksi tim yang berhak maju ke The International.

Turnamen Dota 2 Bakal di Gelar Bulan Agustus! Berikut Harga Tiketnya (Gambar: Techinasia)
Turnamen Dota 2 Bakal di Gelar Bulan Agustus! Berikut Harga Tiketnya (Gambar: Techinasia)

Menurut pihak Valve, adanya keputusan untuk lebih banyak melibatkan pihak ketiga adalah agar tercipta lingkungan pertandingan yang lebih baik. Pengumuman mengenai keputusan tersebut pun diumumkan secara langsung melalui situs resmi Valve.

Rencananya, akan ada dua kategori turnamen yang bisa diikuti oleh setiap tim, yaitu Turnamen Major dan Turnamen Minor. Turnamen Major adalah turnamen dengan total hadiah minimal USD500 ribu atau setara Rp6,6 miliar. Sedangkan hadiah minimal untuk Turnamen Minor adalah USD150 ribu atau Rp2 miliar.

Tim yang mengikuti turnamen baik minor maupun major akan mendapatkan ‘Qualifying Points’. Nantinya, Qualifying Points inilah yang akan menentukan tim mana yang dapat maju ke The International.

Kedua kategori turnamen sendiri akan diadakan pada setiap wilayah yang terbagi menjadi Amerika Utara, Amerika Selatan, Asia Tenggara, Tiongkok, Eropa, dan Rusia. Aturan baru ini akan mulai berlaku setelah The International 2017 selesai digelar, atau lebih tepatnya pada tanggal 12 Agustus nanti.