WeChat Bantah Menyimpan Percakapan Pengguna

0

Aplikasi messenger paling tenar di Tiongkok milik Tencent Holdings, WeChat pada hari Selasa waktu setempak membantah menerapkan praktik ilegal dengan menyimpan riwayat obrolan penggunanya, pasca seorang pengusaha papan atas mengatakan bahwa dia yakin Tencent memantau akun semua orang.

“WeChat tidak menyimpan riwayat obrolan pengguna apapun, data-data itu hanya tersimpan di ponsel, komputer, dan terminal pengguna lainnya,” kata WeChat dalam sebuah postingang di salah satu platform media sosial setempat.

“WeChat tidak akan menggunakan konten dari obrolan pengguna untuk analisis data yang bertujuan menyimpang. Karena model teknis WeChat yang tidak menyimpan atau menganalisis obrolan pengguna, rumor bahwa kami memantau WeChat Anda setiap hari adalah semata-mata kesalah-pahaman.”

Li Shufu yang tak lain merupakan pimpinan perusahaan yang juga cukup besar di Tiongkkok, Geely Holdings, sekaligus pemilik merek mobil Volvo, dikutip oleh media China mengatakan bahwa Petinggi Tencent Ma Huateng “semestinya mengawasi semua WeChat kami setiap hari”.

Seperti platform media sosial lain yang beroperasi di China, WeChat diharuskan menyensor postingan yang dianggap “ilegal” oleh Partai Komunis. Kebijakan privasi WeChat mengatakan bahwa mereka mungkin saja perlu untuk menyimpan dan membeberkan informasi pengguna sebagai syarat atas permintaan dari otoritas setempat, badan penegak hukum atau badan serupa”.

Menurut sebuah laporan oleh Amnesty International, Tencent menduduki peringkat di bawah 11 perusahaan teknologi yang menjalankan aplikasi messenger dan bagaimana mereka mengimplementasikan fitur enkripsi untuk melindungi privasi pengguna.

Pengawas cyber China pada bulan September mengumumkan sebuah peraturan baru yang mewajibkan perusahaan bertanggung jawab atas pelanggaran peraturan konten. Pada bulan yang sama, otoritas setempat menjatuhkan denda maksimum kepada perusahaan teknologi termasuk Tencent, Baidu dan Weibo Corp karena gagal menyensor konten online dengan benar, dan meminta mereka untuk memperketat prosedur audit konten.

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published.