Xiaomi akhirnya secara resmi mengumumkan Mi A1, sebuah ponsel andalan baru yang memulai debut di India dengan tagline “diciptakan oleh Xiaomi, didukung oleh Google.” Ponsel pintar Android One ini memiliki layar 5,5 inci, bodi logam, dan sistem kamera ganda.

Seperti Mi 5X yang diumumkan di Tiongkok baru-baru ini, Mi A1 memiliki prosesor Snapdragon 625 yang menghasilkan keseimbangan antara kinerja dan masa pakai baterai – berkapasitas 3080mAh yang cukup standar.

Tapi fitur Mi A1 yang paling khas adalah perangkat lunaknya: ia menjalankan Android asli, bukan custom ROM MIUI milik Xiaomi, dan merupakan bagian dari program Google Android One. Android One diluncurkan tiga tahun yang lalu dengan fokus untuk negara-negara berkembang. Program ini belum begitu memuaskan Google, namun sang raksasa internet ingin mendorong program ke berbagai produk yang lebih luas untuk memastikan bahwa orang-orang terus memiliki akses ke versi terbaru dari perangkat lunak dan layanannya.

Untuk itu, Mi A1 akan mendapatkan Android Oreo tepat sebelum akhir tahun, dan Xiaomi mengatakan akan menjadi salah satu ponsel pertama yang menerima update Android terbaru.

Meski demikian, Mi A1 secara signifikan lebih mahal ketimban ponsel Android One lainnya, dijual mulai 14.999 rupee (sekitar $234) untuk model 64GB dengan RAM 4GB. Namun harga ini kurang dari separuh harga OnePlus 5 atau seperempat harga iPhone 7 Plus. Dengan kombinasi hardware dan software yang up to date, Mi A1 bisa jadi alternatif yang lebih menarik ketimbang ponsel-ponsel mahal lainnya.

Di luar India, Xiaomi akan merilis Mi A1 di 13 pasar di Asia, sepuluh di Eropa, sepuluh di Timur Tengah dan Afrika, dan empat di Amerika Tengah dan Selatan.